Corporate Social Responsibility

CSR (Corporate Social Responsibility) adalah suatu tindakan atau konsep yang dilakukan oleh perusahaan (sesuai kemampuan perusahaan tersebut) sebagai bentuk tanggungjawab mereka terhadap sosial/lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada. Contoh bentuk tanggungjawab itu bermacam-macam, mulai dari melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perbaikan lingkungan, pemberian beasiswa untuk anak tidak mampu, pemberian dana untuk pemeliharaan fasilitas umum, sumbangan untuk desa/fasilitas masyarakat yang bersifat sosial dan berguna untuk masyarakat banyak, khususnya masyarakat yang berada di sekitar perusahaan tersebut berada. Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan fenomena strategi perusahaan yang mengakomodasi kebutuhan dan kepentingan stakeholder-nya. CSR timbul sejak era dimana kesadaran akan sustainability perusahaan jangka panjang adalah lebih penting daripada sekedar profitability.
Manfaat bagi Masyarakat & Keuntungan Bagi perusahaan
CSR akan lebih berdampak positif bagi masyarakat; ini akan sangat tergantung dari orientasi dan kapasitas lembaga dan organisasi lain, terutama pemerintah. Studi Bank Dunia (Howard Fox, 2002) menunjukkan, peran pemerintah yang terkait dengan CSR meliputi pengembangan kebijakan yang menyehatkan pasar, keikutsertaan sumber daya, dukungan politik bagi pelaku CSR, menciptakan insentif dan peningkatan kemampuan organisasi. Untuk Indonesia, bisa dibayangkan, pelaksanaan CSR membutuhkan dukungan pemerintah daerah, kepastian hukum, dan jaminan ketertiban sosial. Pemerintah dapat mengambil peran penting tanpa harus melakukan regulasi di tengah situasi hukum dan politik saat ini. Di tengah persoalan kemiskinan dan keterbelakangan yang dialami Indonesia, pemerintah harus berperan sebagai koordinator penanganan krisis melalui CSR (Corporate Social Responsibilty). Pemerintah bisa menetapkan bidang-bidang penanganan yang menjadi fokus, dengan masukan pihak yang kompeten. Setelah itu, pemerintah memfasilitasi, mendukung, dan memberi penghargaan pada kalangan bisnis yang mau terlibat dalam upaya besar ini. Pemerintah juga dapat mengawasi proses interaksi antara pelaku bisnis dan kelompok-kelompok lain agar terjadi proses interaksi yang lebih adil dan menghindarkan proses manipulasi atau pengancaman satu pihak terhadap yang lain.
Contoh perusahaan yg telah menerapkan Corporate Social Responsibility (CSR) adalah :
PT.Intiland memegang teguh pada pemikiran bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan berdasarkan keuntungan finansial. Perusahaan memiliki komitmen kuat untuk memberikan kembali hasil kesuksesan tersebut kepada masyarakat melalui program tanggung jawab sosial. Pelaksanaan dari program Tanggung Jawab Sosial diwujudkan ke dalam bentuk beragam aktivitas sosial yang mencakup akspek pendidikan, lingkungan, kesehatan, olahraga, infrastruktur, tanggap bencana, dan pengembangan masyarakat.
Sebagai wujud kontribusi nyata turut memperbaiki kondisi masyarakat, Intiland menyelenggarakan berbagai jenis kegiatan yang ditujukan kepada publik seperti seminar kesehatan dan turnamen olahraga. Aktivitas ini dilaksanakan sebagai bagian dari inisiatif dan kontribusi nyata perusahaan dalam rangka menciptakan kehidupan masyakarat yang lebih baik.
Selain itu, perusahaan juga melakukan beragam aktivitas dan kegiatan bermanfaat di bidang pendidikan dan lingkungan. Program dan aktivitas yang dilaksanakan seperti studi banding, penelitian, konferensi bagi mahasiswa, kampanye pertanian organik, tanggap bencana untuk korban bencana alam, donor darah, serta sumbangan dan penghargaan bagi para atlit nasional yang berprestasi.
Pendidikan
Pentingnya pendidikan bagi generasi bangsa telah disadari oleh Intiland dengan menyelenggarakan program-program yang ditujukan untuk memajukan tingkat pendidikan masyarakat. Kegiatan pendidikan yang dilaksanakan Intiland antara lain: menyelenggarakan program magang dan konser amal untuk pendidikan. Intiland juga menyelenggarakan konferensi bertaraf internasional bekerja sama dengan Universitas Indonesia dan menerima mahasiswa Jepang yang tengah melakukan studi banding di proyek Regatta

Lingkungan
Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan hidup, maka Intiland mencanangkan berbagai “green project” yang mengacu pada standar ekologis. Salah satu kegiatan yang mencolok pada tahun 2010, adalah acara panen raya yang dilaksanakan di perkebunan Graha Famili. Acara yang diikuti oleh warga Graha Famili ini disambut dengan baik, apalagi acara panen raya ini tidak hanya memanen buah-buahan dan sayuran dari perkebunan organik saja, tetapi juga dikemas secara informatif dengan memberikan beberapa tips dan penyuluhan mengenai berkebun di rumah bagi warga, pengolahan pupuk kompos serta mendaur ulang sampah. Pelepasan burung secara simbolis ditujukan untuk meningkatkan populasi spesies burung di area Graha Famili. Menyadari pentingnya peran infrastruktur dalam menyokong taraf hidup suatu masyarakat, Intiland bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Untuk meningkatkan produktivitas masyarakat setempat, Intiland melakukan berbagai kegiatan antara lain pengurukan tanah untuk pembangunan jalan di desa Ngoro, Mojokerto, dan Pungging. Di Ngoro, Intiland melakukan pengurukan tanah guna memperbaiki infrastruktur setempat dan membangun Sekolah Dasar. Pada tahun 2010, Intiland merenovasi pos jaga marinir dan pos polisi di wilayah Pluit, untuk mendukung kegiatan penegak hukum. Perusahaan juga terlibat dalam pengecatan marka jalan dan rambu lalu lintas.


Sosial
Kesehatan dan Gaya Hidup Sehat
Kesehatan adalah hal terpenting dalam kehidupan manusia. Mengacu pada hal tersebut, Intiland memberikan bantuan dan sumbangan dalam berbagai kegiatan guna mewujudkan kehidupan yang lebih baik. Dengan partisipasi karyawan dan masyarakat umum, Perusahaan menyelenggarakan kegiatan donor darah. Tidak cukup sampai di situ, Perusahaan juga menggandeng Yayasan Orang Tua Perduli untuk bekerja sama mengadakan seminar tentang program edukasi kesehatan anak untuk orangtua (PESAT). Pada tahun 2010, 1Park Residences menghibahkan sejumlah lahan bagi masyarakat Gandaria Selatan untuk dimanfaatkan sebagai Pos Pelayanan Terpadu (POSYANDU). Olahraga memiliki banyak kegunaan bagi manusia pada umumnya. Selain untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, olahraga juga berguna untuk mempererat rasa kebersamaan sesama masyarakat. Oleh karenanya, pada tahun 2010 Intiland menyelenggarakan turnamen futsal dan kejuaraan golf tingkat junior. Sebagai apresiasi atas prestasi yang telah diraih oleh atlet-atlet nasional khususnya cabang karate dan tenis meja, maka Intiland mengadakan acara pemberian penghargaan kepada mereka yang berprestasi.
Bantuan Bencana dan Lainnya
Meletusnya Gunung Merapi telah berdampak buruk bagi penduduk Yogyakarta dan sekitarnya. di beberapa kesempatan, sebagai perusahaan yang memiliki rasa tanggung jawab sosial yang tinggi, Intiland ikut serta memberikan sumbangan dan bantuan kepada korban bencana Merapi. Pendiri perusahaan Hendro Gondokusumo, memberikan bantuan melalui organisasi PERMIT. Salah satu anak perusahaan Intiland, Intiwhiz bahkan secara aktif turut berpartisipasi dalam program bantuan bencana – bekerja sama dengan PHRI, ASITA, dan Dinas Pariwisata Yogyakarta. Selama sebulan penuh, 3% hasil penjualan kamar disumbangkan kepada korban bencana Merapi Whiz Hotel Yogyakarta juga menyelenggarakan kegiatan donor darah dan turut berpartisipasi dalam pembersihan abu vulkanik, bekerja sama dengan PHRI. Di Sleman,Yogyakarta, PT Intiland Grande Surabaya menyalurkan bantuan secara langsung bagi korban bencana yang berada di pengungsian. Bantuan tersebut berasal dari Perusahaan, karyawan, dan donatur, untuk kemudian disalurkan kepada penduduk di daerah yang tertimpa bencana. Tim Intiland Grande menyaksikan secara langsung kerusakan fisik yang disebabkan oleh letusan gunung Merapi. Whiz Hotel Yogyakarta juga memberikan sumbangan bagi pengemudi taksi dan becak dalam rangka mendukung pelaku transportasi umum. Kegiatan sosial lain yang diadakan pada tahun itu adalah pemberian sumbangan untuk perayaan hari jadi kota Yogyakarta serta pemberian bantuan bagi kegiatan karang taruna di desa Kutogirang. Bekerja sama dengan HIPMI Jaya, Intiland juga menyelenggarakan Forum Dialog Terbuka di Hotel Four Seasons dan mengadakan pertemuan membahas pariwisata di Whiz Hotel Yogyakarta. Masyarakat Indonesia sangat menjunjung tinggi nilai-nilai agama dalam kehidupannya. Untuk itu pada 2010, Intiland memberikan sumbangan bagi beragam kegiatan beragama. Selain mengadakan pesta Natal bagi anak-anak yatim piatu, Intiland memberikan sumbangan bagi sejumlah gereja di Jakarta. Kontribusi lainnya adalah pemberian sumbangan bagi pengajian, Zakat Fitrah, dan menyerahkan hewan kurban untuk Idul Adha.


ETIKA Bisnis Periklanan

Pengertian dan Definisi Iklan/Periklanan

Menurut kamus Istilah Periklanan Indonesia, iklan adalah pesan komunikasi dari produsen/pemberi jasa kepada calon konsumen di media yang pemasangannya dilakukan atas dasar pembayaran. Periklanan adalah proses pembuatan dan penyampaian pesan yang dibayar dan disampaikan melalui sarana media massa yang bertujuan menunjuk kosumen untuk melakukan tindakan membeli/mengubah perilakunya. Iklan adalah salah satu media promosi yang banyak digunakan oleh pihak Industri untuk mengenalkan produk-produk yang dihasilkannya kepada masyarakat luas. Iklan tersebut dapat dimuat di media elektronik seperti tv, radio, internet, dsb dan media cetak seperti koran, majalah, tabloid, dsb.
Terkait tayangan iklan produk yang ditampilkan di tv (selanjutnya bisa kita sebut dengan Iklan TV), acapkali kita, pemirsa televisi menemui atau melihat iklan yang kurang berkenan (baca : kurang beretika) dan tidak sesuai dengan Etika Pariwara Indonesia (EPI) dan Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) yang telah ditetapkan. Bagi saya contoh-contoh iklan tersebut adalah :
Pornografi dan Pornoaksi
Iklan tidak boleh mengeksploitasi erotisme atau seksualitas dengan cara apa pun, dan untuk tujuan atau alasan apa pun.
Iklan “TOP 1 Action Matic
Iklan “Torpedo versi Gigi Palsu”
Iklan Pompa Air “Shimizu”
Dalam bisnis, etika tentunya sangat diperlukan guna menghasilkan pasar dan persaingan yang sehat dalam dunia bisnis. Seebab dunia bisnis yang sehat tentunya akan sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi suatu Negara.
Secara sederhana etika bisnis dapat diartikan sebagai suatu aturan main yang tidak mengikat karena bukan hukum. Tetapi harus diingat dalam praktek bisnis sehari-hari etika bisnis dapat menjadi batasan bagi aktivitas bisnis yang dijalankan. Etika bisnis sangat penting mengingat dunia usaha tidak lepas dari elemen-elemen lainnya. Keberadaan usaha pada hakikatnya adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bisnis tidak hanya mempunyai hubungan dengan orang-orang maupun badan hukum sebagai pemasok, pembeli, penyalur, pemakai dan lain-lain.
Sudah saatnya dunia bisnis kita mampu menciptakan kegiatan bisnis yang bermoral dan beretika, Dengan adanya moral dan etika dalam dunia bisnis, serta kesadaran semua pihak untuk melaksanakannya, kita optimis dapat menghadapi era globalisasi dengan lebih siap dan memperbaiki dunia bisnis kita.
Terjadinya perbuatan tercela dalam dunia bisnis tampaknya tidak menampakan kecenderungan tetapi sebaliknya, makin hari semakin meningkat. Tindakan mark up, ingkar janji, tidak mengindahkan kepentingan masyarakat, tidak memperhatikan sumber daya alam maupun tindakan kolusi dan suap merupakan segelintir contoh pengabdian para pengusaha terhadap etika bisnis.
Kecenderungan makin banyaknya pelanggaran etika bisnis membuat keprihatinan banyak pihak. Pengabaian etika bisnis dirasakan akan membawa kerugian tidak saja buat masyarakat, tetapi juga bagi tatanan ekonomi nasional. Disadari atau tidak, para pengusaha yang tidak memperhatikan etika bisnis akan menghancurkan nama mereka sendiri dan negara.
Salah satu media yang menjadi wahana bagi perusahaan untuk melanggar etika adalah iklan. Saat ini banyak kita jumpai iklan-iklan suatu produk di media cetak dan media elektronik yang menyindir produk lain saingannya. Memang iklan tersebut terlihat sangat menarik namun dari segi etika berbisnis iklan-iklan tersebut terlihat sedikit tidak pantas, sebab begitu merendahkan produk saingan sejenisnya.
BannerOnline
:
saya mengambil banner dari sebuah site terkenal, yaitu kaskus. Di sana terpampang iklan yang menancap di atas, dan iklan tersebut adalah: AXIS. Axis mensegmen kan pasarnya kepada kawula muda(yang sering mencari data ataupun forum di kaskus), dan pedagang(forum jual beli). Axis menawarkan berbagai promo nya, mulai dari internet murah(yang utama) sampai promo handphone mereka(agak jarang). Axis mengutamakan iklan internet murah, karena mereka tahu para pengguna kaskus membutuhkan layanan internet yang cepat namun murah, yang mana hal tersebut sesuai dengan keadaan kantong kawula muda. Dan, berdasarkan analisis kacamata saya, hal tersebut tepat guna, karena pengguna pasti melihat, dan terbukti dengan banyaknya teman-teman saya yang beralih dari provider GSM seperti telko*sel,*L,I*3,dll ke Axis.

Pelanggaran Etika Bisnis Iklan XL “ Kawin Dengan Monyet “ yang Terlupakan

Akhir-akhir ini sangat banyak iklan yang saling menjatuhkan satu sama lain. Banyak iklan yang mempromosikan sebuah produk dengan menbandingkan produknya itu dengan produk lain sejenis dengan cara merendahkan bahkan mengejek produk lain. Jelas iklan-iklan tersebut sangatlah melanggar etika bisnis.
Masih hangat pasti tentang iklan penyindiran balas-balasan yang dilakukan oleh operator telekomunikasi AS dan XL. Menurut saya bukanlah hal bermanfaat yang dilakukan oleh kedua operator tersebut, justru mungkin akan banyak konsumen hanya tertawa melihat iklan-iklan tersebut dan yang paling ekstrim mungkin akan meninggalkan loyalitas mereka terhadap produk tersebut. Karena apa ? karena perilaku iklan-iklan tersebut seperti perang, terus saling menyerang produk lawan tapi bukan terus memperbaiki kualitas produk mereka masing-masing.
Ternyata iklan yang melanggar etika bisnis yang dilakukan oleh salah satu operator telekomunikasi di atas bukanlah saat-saat ini saja, mungkin masih ada yang masih ingat iklan operator telekomunikasi XL yang bercerita tentang seorang pria yang menikah dengan monyet dan kambing. Sangatlah mengiris hati, konsumenlah yang direndahkan dalam iklan tersebut. Iklan XL tersebut di nilai memperolok dan merendahkan martabat manusia, bahkan beberapa pihak seperti BRTI( Badan Regulasti Telekomunikasi Indonesia) menyatakan bahwa iklan tersebut kebablasan.
Iklan tersebut di nilai tidak memberikan informasi yang lengkap sehingga terjadi misinterpretasi di kalangan konsumen, melampaui batas etika dan tidak memberikan nilai pendidikan bagi masyarakat. Iklan operator telekomunikasi tersebut juga dan yang melanggar UU No.8/1999 pasal 17f pelaku usaha periklanan dilarang memproduksi iklan yang melanggar etika dan atau ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai periklanan.
Bukti nyata dari pelanggaran etika bisnis di atas adalah akhirnya KPI pusat meminta kepada seluruh stasiun TV untuk menghentikan tayangan iklan tersebut.
Kesimpulan
Tata hubungan bisnis dan masyarakat yang tidak bisa dipisahkan membawa etika-etika tertentu dalam kegiatan bisnis, baik etika itu antara sesama pelaku bisnis maupun etika bisnis terhadap masyarakat dalam hubungan langsung maupun tidak langsung.
Contoh iklan tersebut menurut kami bukan hanya tidak memenuhi etika antara sesama pelaku bisnis tetapi juga tidak memberikan nilai edukasi bagi masyarakat dan cenderung membodohi masyarakat. Inilah akibat dari pandangan yang salah terhadap prinsip berbisnis “What is legal is ethical” asal tidak melanggar hokum ya etis. Memang iklan tersebut sah-sah saja karena tidak melanggar hukum dan menggambarkan kebebasan untuk berekspresi namun ada baiknya kebebasan tersebut tetap dibatasi dengan etika.

Saran
Saran dari kami dalam membuat iklan, sebaiknya produsen suatu produk lebih memperhatikan etika dalam berbisnis, selain itu juga memperhatikan aspek-aspek lain seperti nilai edukasi dsb.
Dengan membuat iklan yang bagus dan baik serta menjelaskan bagaimana produk dan merk yang dipromosikan serta keunggulan produk tersebut sudah cukup untuk mengenalkannya kepada masyarakat tidak perlu menjelek-jelekkan merk lain untuk mempromosikan suatu produk
IKLAN DI WILAYAH SURABAYA
Surabaya merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki pertumbuhan ekonomi cukup pesat, tentunya memiliki problematika tersendiri. Salah satunya adalah permasalahan dengan penataan reklame / iklan.

Berikut ini adalah contoh – contoh reklame / iklan yang ada di wilayah Surabaya, yang penataan atau pemasangannya tidak sesuai peraturan yang telah ada.

1. Reklame / Iklan di pertigaan Jalan Nyamplungan, Ampel
Reklame / Iklan tersebut dipasang dengan memanfaatkan batang pohon yang ada. Tidak ada tiang penyanggah yang digunaakan untuk memasang reklame / iklan tersebut

2. Reklame / Iklan di perempatan Jalan Barata, Ngagel
Reklame tersebut dipasang di tikungan dan disanggah dengan tiang kayu, yang apabila terkena angin atau hujan, bisa roboh setiap saat

Reklame / Iklan di jalan Kusuma Bangsa, depan Hitech Mall
Tiang penyangga reklame / iklan tersebut berada di atas bangunan yang ada di bawahnya.

4. Reklame / Iklan di jalan area perumahan Manyar Kertoarjo, pertigaan Ngagel – Pucang, dan jalan Nyamplungan
Reklame / Iklan yang terpampang pada gambar-gambar tersebut di bawah ini tidak dipasang atau diletakkan di tempat seharusnya. Kebanyakan di pasang di fasilitas umum, pepohonan, dan tiang listrik.

Etika Bisnis Iklan

Perbedaan Avanza dan Xenia Baru?

Meskipun berlabel produk kembar, namun bukan berarti sama dalam segala hal. Nah, All New Avanza dan Xenia pun tetap memiliki sedikit perbedaan. Mau tau apa – apa saja ?

Pertama dari tampilan luarnya. Desain secara umum memang sama, namun untuk desain foglamp agak sedikit berbeda untuk Avanza dan Xenia di beberapa tipe. Bahkan, Xenia belum menggunakan foglamp, kecuali tipe tertinggi R, sementara Avanza hanya tipe E yang minus foglamp.

Kemudian, desain dan ukuran peleknya pun kedua mobil ini berbeda. Kalau Xenia punya desain 6 palang ganda, sementara Avanza 8 palang. Kemudian ukurannya pun berbeda, Xenia ditawarkan dengan ukuran 13 dan 14 inci, maka Avanza ukurannya 14 dan 15 inci.

Begitu juga saat masuk ke interiornya. Sama-sama bernuansa dua warna, hanya saja Xenia warna keduanya lebih cerah, sementara Avanza lebih gelap. Kemudian beberapa tempat penyimpanan pun detailnya berbeda.

Lalu sistem entertaimentnya, memang tersedia dengan dua pilihan single dan double DIN, namun jumlah speakernya berbeda. Xenia hanya 4 speaker, Avanza ada yang 6 speaker.

Dan dua fitur yang tidak dimiliki All New Xenia, namun terdapat pada All New Avanza. Yakni fitur switch steering, untuk mengatur audio dari lingkar kemudi. Xenia juga tidak dilengkapi rem ABS, sementara Avanza sudah dilengkapi rem ABS (tipe Veloz).

Terakhir, soal mesin. All NEw Avanza dan Xenia sama-sama ditawarkan dengan dua pilihan mesin yang berbeda. Kalau Avanza punya mesin 1.3 liter dan 1.5 liter, sementara Xenia dibekali mesin 1.0 liter 3 silinder dan 1.3 liter.
Nah, harga jualnya pun tentu saja berbeda. All New Xenia paling murah ditawarkan seharga Rp 126,6 jutaan, sedangkan All New Avanza paling murah harganya Rp 144 jutaan. (mobil.otomotifnet.com)

Punya dana maksimal Rp 180 juta dan Anda ingin mencari mobil MPV? Setidaknya ada 3 yang bisa Otolovers pilih yakni Toyota Avanza, Daihatsu Xenia dan Suzuki Ertiga. Bagaimana perbandingan ketiganya?
Suzuki Ertiga menggunakan mesin bensin tipe K-Series terbaru berkapasitas 1.373 cc yang se-platform dengan Suzuki Swift.

Suzuki pun mengklaim kalau mobil ini adalah mobil MPV dengan kenyamanan sekelas sedan. Dari pengetesan detikOto, mobil ini sanggup menembus angka konsumsi BBM 1:12 di perkotaan. Lumayan irit. Sayang karena masih model baru, tidak banyak varian mesinnya. Belum ada pilihan transmisi otomatisnya.

Mesin Ertiga memiliki tenaga sampai 95 Ps pada 6.000 RPM dan torsi 130 Nm pada 4.000 RPM lumayan responsif. Akselerasi awal lumayan cepat. Perpindahan gigi 1,2,3,4,5 sangat lembut dan tidak ada hentakan.

Harganya berkisar antara Rp 143 juta sampai Rp 165 juta untuk tipe teratas. Tetapi harga ini bakal mengalami kenaikan sampai Rp 2 juta untuk semua tipe

Sementara Avanza memiliki varian mesin yang lebih banyak mulai dari 1.300 cc sampai 1.500 cc. Dengan berbagai tipe mulai dari E,G dan tertinggi yakni Avanza Veloz. Semua tipe ini memiliki pilihan transmisi manual dan otomatis. Dengan harga mulai Rp 146,750 juta sampai Rp 183,9 juta.

Untuk mesin 1.300 cc Avanza memiliki tenaga sampai 92 ps pada putaran 6.000. sementara mesin 1.500 cc-nya memiliki tenaga 13,9 ps. Pada beberapa kesempatan detikOto, mobil ini di perkotaan memiliki konsumsi BBM 1:10 untuk transmisi otomatis (Avanza Veloz).

Dari ketiga mobil ini Daihatsu Xenia merupakan pilihan yang tersedia dengan harga paling murah dengan harga mulai Rp 128,6 juta. Karena mesinnya pun kecil yakni mulai 1.000 cc sampai 1.300 cc.

Mesin Xenia memiliki tenaga sampai 63 ps untuk mesin 1.000 cc 3 silinder dan 92 ps untuk mesin 1.300 cc 4 silinder. Dari pengetesan detikOto mesin Xenia tertinggi memiliki konsumsi BBM 1:11.

Avanza memiliki ukuran panjang 4.140 mm, dengan lebar 1.660 mm, tinggi 1.695 mm.

Sementara Xenia memiliki dimensi panjang, lebar, tinggi sebesar 4.140 x 1.660 x 1.685, khusus untuk tipe X dan R dimensi sedikit berubah menjadi 4.140 x 1.660 x 1.695

Ertiga memiliki bodi yang lebih panjang dari ketiganya. Dimensi Ertiga mencapai PxLxT 4.265 x 1.695 x 1.685.

Untuk interior, detikOto melirik varian tertinggi dari semua tipe. Yakni Suzuki Ertiga GX, Avanza Veloz, dan Daihatsu Xenia R Sporty.

Di semua tipe ini kecuali Xenia sudah tersemat fitur pengukur konsumsi BBM yang menunjukkan jarak tempuh atau kondisi bahan bakar yang ada di kendaraan. Jadi Anda bisa mengecek sendiri berapa konsumsi BBM Anda.

Untuk Audio, hanya Daihatsu Xenia R Sporty yang memiliki layar touch screen dan juga GPS. Mobil yang lain menggunakan audio Double DIN dan tidak ada GPS.

Untuk penyejuk kabin, Ertiga memiliki satu kelemahan karena, hembusan AC-nya kurang terasa sampai ke bagian belakang. Sementara kedua lawannya sudah memiliki double blower.

Namun Ertiga memiliki tempat botol minuman yang unik di sisi kiri penumpang depan.
Avanza memiliki warna seperti Silver Mica Metallic, Dark Steel Mica, Light Blue Metallic, Maroon Mica, Gray Mica, Champagne Metallic, White, Black Metallic

Daihatsu Xenia memiliki 8 pilihan warna mulai dari classic silver, dark grey metallic, dark steel, exotic baige, Icy white, light blue, midnight black, dan royal red.
Sementara Ertiga juga memiliki 8 pilihan dusky brown, serena blue, pearl white, cool black metallic, silky silver metallic, graphite gray metallic, radiant red, dan burgundy red.

Xenia R Sporty
Suspensi depan Mac Pherson Struts dengan per keong dan stabilizer
Suspensi belakang: 5-5-link, rigid-axle dengan per keong
Ban berukuran 185/70 R14

Avanza Veloz AT:
Suspensi Depan Macpherson Strut dengan per keong
Suspensi Belakang 4 Link w/ Lateral Rod dengan per keong
Ukuran Ban 185/65 R15
Ertiga GX
Suspensi depan MacPherson Strut dengan per keong
Suspensi belakang Torsion Beam dengan per keong
Ukuran ban 185/65 R15

Hello world!

Welcome to Web Blog Mahasiswa Universitas Narotama Sites. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!